Tuesday, 13 August 2019

Skin DNA Test, Solusi untuk Kecantikan Kulit Wajah


Hallo semuanya..

Apa kabar semuanya?

Pengen punya kulit wajah yang mulus dan ternutrisi pasti jadi impian setiap wanita donk, skincare merupakan salah satu kunci untuk mendapatkan kulit wajah yang glowing, dan tentu aza skincare yang kita gunakan harus sesuai dengan kondisi kulit wajah kita, yang sesuai dengan kebutuhan kulit wajah kita.


Tapi terkadang kita selalu menerka-nerka apa kondisi kulit wajah kita tanpa melalui uji coba atau test secara klinis. Kondisi kulit wajah juga terkadang berubah-ubah loch sesuai dengan perubahan cuaca, polusi dan juga usia. Untuk aku pribadi, terkadang kulit wajah aku yang kombinasi bisa tiba-tiba berubah menjadi kering, dan tiba-tiba sering mengelupas. Akibatnya skincare yang selama ini aku gunakan jadi ga’ berfungsi sama sekali karena ga sesuai dengan kebutuhan kulit wajah aku.


Jadi dalam menggunakan skincare dan memilih skincare memang membutuhkan waktu dan proses untuk mencari yang sesuai dengan kebutuhan kita, terkadang menggunakan skincare membutuhkan waktu ekstra, trial dan error dan tentu aza cost. Jadi sebagai wanita kita memang harus menemukan skincare yang pas yang sesuai dengan kebutuhan kulit wajah kita.

Menurut dr. Leslie Baumann, seorang peneliti dan ahli kecantikan dari Amerika, jenis kulit sesungguhnya dibagi berdasarkan 4 kategori dasar, yaitu level sebum, sensitifitas, pigmentasi dan elastisitas. Dari 4 kategori dasar inilah, kita akan mendapatkan 16 jenis kondisi kulit yang berbeda. Kedua, dalam memilih perawatan yang tepat, ada banyak faktor lain di luar jenis kulit yang harus dipertimbangkan dalam memilih produk, seperti: Apakah produk menjawab kebutuhan spesifik kulit (menghilangkan noda hitam); Apakah bahan aktif kandungannya, aman untuk jenis kulit kita? Dan sebagainya.
Skin DNA Test, Apa itu?


                DNA merupakan asam nukleat yang menyimpan semua informasi tentang genetika. Tes DNA  adalah prosedur yang digunakan untuk mengungkapkan secara akurat, informasi mengenai genetik dalam tubuh seperti potensi, risiko dan kebutuhan unik setiap individu yang berkaitan dengan banyak hal seperti kebutuhan suplemen dan nutrisi, intensitas olahraga yang sesuai, hingga perawatan kulit yang tepat dan lainnya. Salah satu hal paling mendasar yang bisa diperoleh dari tes DNA adalah kondisi kulit seseorang. Sebagai organ tubuh paling luar, kulit merupakan lapisan pelindung yang bekerja 24/7 dan paling rentan terpapar oleh faktor eksternal seperti matahari dan polusi. Pengecekan DNA kulit bisa memberikan informasi yang akurat mengenai kualitas kolagen, elastisitas kulit, pigmentasi kulit, dan sebagainya. Tes DNA kulit sudah umum dilakukan di negara maju, untuk mengenal kondisi kulit dan mendapatkan perawatan yang tepat dan sesuai.

                “JakPat sebagai Platform Online Survei, melihat bahwa DNA sudah menjadi subjek global yang telah dijajaki oleh para pakar kesehatan kulit, agar menjadi solusi bagi konsumen dalam memahami kondisi kulit mereka. Untuk itu, JakPat mengadakan survei pada tanggal 5 – 10 July 2019 terhadap 537 responden, mengenai pemahaman responden akan kondisi kulit mereka dan pendapat mereka akan manfaat teknologi pada konteks perawatan kulit,” jelas Aska Primardi, Head of Research Jakpat.
                Hasil riset yang diadakan JakPat menunjukkan pentingnya tes DNA kulit. Dalam konteks penggunaan produk perawatan wajah, hanya 15% responden yang mengatakan bahwa kinerja produk yang mereka gunakan, sesuai dengan harapan. Sisanya mengatakan bahwa mereka masih menderita masalah yang mengganggu seperti jerawat, iritasi, kulit kering, kulit berminyak, dan lainnya. 30% Responden juga merasa belum puas dengan kondisi kulit mereka saat ini, kendati telah menggunakan berbagai macam produk perawatan. Hasil riset lainnya menunjukkan bahwa para responden sudah selektif dalam mencoba produk perawatan kulit, untuk mencegah terjadinya masalah kulit dan menghindari terbuangnya uang dan waktu dengan sia-sia. Dalam konteks menemukan produk perawatan yang tepat, 50% responden setuju untuk memeriksakan kondisi kulit mereka dan secara umum memilih untuk pergi ke dokter kulit atau dermatolog. Dalam konteks skin DNA treatment, kecenderungan responden untuk percaya akan hasil tes DNA kulit, mencapai 85%. Selain itu persentase minat responden untuk mencoba perawatan kulit dengan teknologi tinggi (hi-tech) mencapai 90%.

                Teknologi tes DNA secara global telah memberikan manfaat bagi individu yang ingin memahami kondisi kulit mereka dengan mudah. Untuk meminimalisir pengalaman pain points konsumen, teknologi tes DNA bisa menjadi solusi terbaik karena tes DNA dapat menjelaskan kondisi dan kebutuhan spesifik kulit konsumen yang sesuai dengan hasil tes DNA tersebut. Informasi yang jelas mengenai teknologi DNA untuk kulit bisa ditemukan di www.smartskinsolution.com.


Jadi penasaran kan pengen cobain Skin DNA test? Tunggu lanjutan cerita aku di blog yang akan datang ya?

Thanks All For Reading My blog

See You


Shanty Huang

2 comments:

  1. di tunggu next blog ce ����
    @nariskadestiana

    ReplyDelete
  2. Penasaran sih mbak, sama skin DNA test ini, apalagi bisa dilakukan dirumah....mksh bnyak penjelasannya mbak

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...